Powered By Blogger

Minggu, 07 November 2010

muslihat fakta

Memori ini kalut, menyisakan masa2 gelap. Sedikit raga menyesal ,optimis dengan naluri yang akan selalu terpandang. Berambisi selayaknya jarum kompas, yang tak tentu arah, padahal hanya melangkahkan kaki ke singgasana yang sudah ditetapkan. Obyektif sekali ,semu dan maya. Hanya sebuah niat dan separoh harapan demi mereka yang paling berharga di garis kehidupan. Sempat menjadi ulasan yang tak berarti dengan suara merdu separoh jiwa. Ketergantungan melihat bujukan yang membuat larut dan terbawa dalam suasana. Terus terbawa sampai akhirnya setengah sia-sia dan menjadi malapetaka sesaat. , cita itu datang di saat dilema merambah. Suasana menjadi terpuruk dengan sederetan ucapan manis dan terkadang pahit dari petinggi dan perendah kalau boleh saya bilang .hah,rasanya bakal mengghilang begitu saja. Menunggu waktu yang akan menjawab segalla hal yang ada di situ...Keseriusan dan mencari keterpandangan atas etika dan estetika bukan hal yang munafik dan menjadi sebuah yang berbudaya.. Dan selanjutnya tetap berlangsung sampai menemukan titik terminal dimana semuanya harus membayangkankan kenangan selamanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar